Perusahaan Mesin dan Peralatan Rongjing Zhengzhou
I. Latar Belakang Teknologi dan Kesesuaian dengan Industri
Winch berkontrol elektronik, sebagai perangkat inti dalam bidang peralatan pengangkat, perkembangan teknologinya berkaitan langsung dengan efisiensi dan keamanan operasional di sektor konstruksi, pertambangan, serta proyek-proyek rekayasa hidrolik. Zhengzhou Rongjing Machinery Equipment Co., Ltd., berkat pengalaman teknis yang terbangun selama bertahun-tahun, telah meluncurkan rangkaian lengkap kerekan elektrik dengan rentang daya tarik 500kg hingga 50 ton. Kerekan ini mendukung mode kerja tali tunggal/tali ganda, dengan rentang pengaturan kecepatan 0,5–20 m/menit, sehingga dapat secara fleksibel disesuaikan dengan berbagai kondisi kerja. Produknya telah memperoleh sertifikasi CE dan sesuai dengan Standar Nasional GB/T 10054-2016, serta telah berhasil diterapkan pada proyek-proyek utama di lebih dari 30 negara di seluruh dunia.

II. Arsitektur Teknologi dan Keunggulan Inti
1. Sistem penggerakMenggunakan kombinasi motor asinkron tiga fase dan inverter frekuensi untuk mencapai pengaturan kecepatan tanpa tingkat dari 0 hingga 1500 rpm. Daya motor mencakup rentang 3kW hingga 75 kW, sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan beban. Inverter mendukung 12 fungsi keselamatan, termasuk perlindungan overload dan perlindungan kehilangan fase, dengan tingkat kegagalan kurang dari 0,3%.
2. Sistem pengeremanMenggunakan rem elektromagnetik dan perangkat peredam hidrolik sebagai sistem pengereman ganda, dengan jarak pengereman ≤0,5 m (pada kondisi beban penuh) dan waktu pengereman ≤0,2 detik, sehingga memastikan penghentian darurat yang aman. Umur pakai rem mencapai lebih dari 500.000 siklus, sedangkan periode pemeliharaan diperpanjang menjadi 2.000 jam.
3. Sistem transmisi: Reducer gigi planet memiliki efisiensi transmisi ≥95%, tingkat kebisingan ≤75 dB(A), presisi gigi mencapai kelas ISO 6, dan mampu menahan beban torsi hingga 1,5 kali dari torsi pengenal. Reduktor menggunakan pelumasan dengan rendaman oli, dan suhu operasinya stabil pada kisaran 60–80℃.

III. Analisis Kasus Aplikasi yang Mewakili
Kasus 1: Situasi penambangan tambangDalam sebuah proyek tambang tembaga di Yunnan, Zhengzhou Rongjing menyediakan 10 unit kerekan listrik berkapasitas 10 ton untuk keperluan pengangkutan vertikal di lubang sumur. Perangkat ini menggunakan mode kerja dua tali, dengan kecepatan angkat 8 m/menit. Dengan bantuan inverter, perangkat dapat secara cerdas beralih antara kecepatan rendah untuk beban berat dan kecepatan tinggi untuk beban ringan. Kapasitas angkat harian satu unit perangkat mencapai 1.200 ton, sementara konsumsi energinya turun hingga 18% dibandingkan peralatan konvensional.
Kasus 2: Situasi proyek teknik sipil untuk pengairanDalam proyek pembongkaran tanggul penahan tahap kedua Proyek Tiga Ngarai, lima kerekan listrik berkapasitas 5 ton bertugas melakukan pengangkatan komponen di bawah permukaan air. Perangkat ini menggunakan motor dengan tingkat perlindungan IP67, sehingga cocok untuk lingkungan yang lembap; dilengkapi dengan alat pembatas torsi yang secara otomatis mematikan mesin ketika beban melebihi 10% dari nilai nominal, guna menjamin keselamatan operasional. Selama pelaksanaan proyek, peralatan beroperasi secara terus-menerus selama 3.200 jam tanpa mengalami gangguan, dan mendapat penghargaan tertulis dari pihak pemilik proyek.
4. Parameter Teknis dan Panduan Pemilihan
1. Parameter dasarKisaran daya tarik: 500 kg–50 ton, kisaran kecepatan: 0,5–20 m/menit, diameter tali kawat: 6–32 mm, kapasitas penggulungan tali: 200–1.000 m.
2. Adaptasi lingkungan: Suhu operasi -20℃~ +50℃, kelembapan relatif ≤95%, ketinggian ≤3000 m. Motor tahan ledakan (ExdIIBT4) tersedia sebagai opsi untuk aplikasi di industri kimia.
3. Saran pemilihanUntuk aplikasi beban ringan dengan kecepatan tinggi (seperti konstruksi bangunan), direkomendasikan model dengan kapasitas 3–10 ton. Sedangkan untuk aplikasi beban berat dengan kecepatan rendah (seperti penambangan), direkomendasikan model dengan kapasitas 15–50 ton. Saat melakukan operasi terkoordinasi pada beberapa unit sekaligus, disarankan untuk memasang pengontrol sinkronisasi guna mencapai keseragaman gerakan.
V. Pemeliharaan dan Troubleshooting
1. Pemeliharaan sehari-hariPeriksa celah rem setiap 500 jam (nilai standar 1,5 ± 0,2 mm), ganti oli roda gigi setiap 2.000 jam (disarankan menggunakan pelumas ISO VG320), dan lakukan inspeksi cacat pada tali kawat setiap 5.000 jam.
2. Penanganan kerusakan umum:
(1) Motor tidak dapat menyala: Periksa fase sumber daya (ketidakseimbangan tegangan tiga fasa ≤5%), pengaturan parameter inverter (waktu akselerasi disarankan 3–5 detik), serta status proteksi relay termal.
(2) Rem tidak berfungsi: Ukur resistansi kumparan rem (nilai standar 50–200 Ω), periksa level oli pada peredam hidrolik (harus berada pada setengah dari jendela penglihatan).
(3) Bunyi tidak normal pada sistem transmisi: Periksa celah kenggangan antara gigi-gigi roda gigi (nilai standar 0,2–0,4 mm), serta kondisi aus komponen elastis kopling (jika ketebalan elemen elastis berkurang ≥20%, harus diganti).